A Wise

Kamis, 27 Oktober 2011



Di akhir sebuah mejelis ilmu, seorang pernah berkata kepada kami yang hadir saat itu,
“Mengukur bajumu pada tubuh sendiri”
“Kalau mau menyakiti orang lain, coba dahulu sakiti diri sendiri, sakit atau tidak. Semua tindakan yang ingin dilakukan ke orang lain, coba kita masukkan ke dunia kita sendiri, merasakan tindakan itu. Bayangkan jika kita yang mengalami hal tersebut, apa yang akan kita lakukan untuk perlakuan tersebut?
“Jika diri sendiri saja menolak atas perlakuan yang demikian sakit, bagaimana dengan orang lain yang kita buat sakit juga, pastilah tak nyaman juga bukan?”

Koreksi diri sendiri, sebelum koreksi orang lain,itu intinya :)

6 komentar:

  1. Hana Nuraini mengatakan...:

    tapi kebanyakan dari kita cnderung lbh senang mengoreksi kesalahan orang lain ktimbang menginstrospeksi diri sndiri.. Bukan ga mungkin kita juga seperti itu..hehe..
    Salam kenal mbak..

  1. Odorenai Warutsu mengatakan...:
    Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
  1. aineblume mengatakan...:

    pelajaran hidup yang sederhana
    tapi siapa yang menyangkal kalau
    aplikasinya kadang tidak mudah? ^_^

    tapi Tantri Kotak bilang,
    pelan-pelan saja... hehehe

    gejeku diy, senior? haha

    keep posting, Kak! ^_^

  1. Muhaimin A Untung mengatakan...:

    salam kenal.. :D

  1. Wiwi Arianti mengatakan...:

    Kata-kata yang familiar. Banyak yang telah mengucapkannya, tapi tidak banyak yang telah mengaplikasikannya.

  1. Jasmine mengatakan...:

    for all,,,kadang yang mudah diucpkan,,,sulit tuk dijadikan tindakan yang nyata,,,

    makasih buat kunjungannya :)

Posting Komentar

Followers

Blogger templates

 
A Lady Traveler © 2011 | Designed by Interline Cruises, in collaboration with Interline Discounts, Travel Tips and Movie Tickets