kilas balik

Minggu, 19 Februari 2012 3 komentar

Seberapa besar pun keinginan diri seorang tuk menjauhi Masa Lalu,
Diri tak akan pernah bisa menjauhinya,
Masa Lalu akan tetap mengikuti, membayangi,
Menyembunyikan belati di balik sayapnya,
Dan bersiap menikam kapan pun ia mau.

Ini apaan yah (_ _”)

Minggu, 12 Februari 2012 3 komentar

Kali ini beneran pengen curhat deh,,(perasaan isi blog ini curhat semua (_ _”)),,,beneran pengen cerita,,,dan yah,,,lagi lagi tidak sesuai dengan judul blog ini,,,Treveler,,maklumlah,,,gi sibuk dengan tulisan akhir perkuliahan, so, jalan2 ke tempat2 keren sementara waktu di undur dulu,,hehehehehe,,,mencoba focus saya kawand-kawand,,,
Hhhmmmmm,,,,ceritanya sih nda penting2 sangat,,,ini tentang pergulatan diriku juga dengan tulisan akhir,,napa pengen cerita,,,yah,,,pengen ngingat2 ja nanti cerita ini klo dah kelar kuliah,,biar nda lupa gichu deh (leeeebbbbbaaaayyyyyy),,,hahahaha
Hhhmmmm,,,ada sangkut pautnya juga sih dengan tulisan galau berjudul ‘Simulasi’,,yap,,ini tentang pengolahan data tulisan yang luarbiasa bikin galau. Pasti bakal bertanya “nah loh, kok bikin galau sih??”, yah mau gimana lagi dong,,,emang bikin galau. Tahu karena apa, itu karena metode yang digunakan dalam ngolah datanya sama sekali tak terlintas dalam otak sebelumnya. Yahhhh,,,,emang sih, pembimbing itu berhak mutlak buat ganti2 judul, tapi keren dong,,,aku ja nda ngerti,,,huff huff huff
Yang bikin makin,kin,kin,kin galau lagi nih,,,udah nanya ke beberapa orang, terutama yang ku pikir bisa membantu, tapi saat menjelaskan hasil yang dinginkan dari metode yang digunakan,,hhaaddddeeeehhhhh,,,bukannya kaga tau mereka,,,puyeng juga,,, (x_x). akhirnya makin galau saya.
Tapi,setelah 2 minggu dgn masa ketidakjelasan pemikiran, dgn kegalauan tingkat dewa (apa2an ini,lebay bgt sih) setelah analisis yang cukup lama,,,akhirnya,,,bisa juga,,,huff huff
Yang bikin keren tuh dari kemelut galau yang terjadi ke diriku,,,berkutat ma laptop selama 3 hari, analisis sampe puyeng sendiri, dan hasil akhir yang mw ditunjukin ke pembimbing dari sekian lembar yang dikerjakan ternyata hanya butuh 4 lembar doang,,ditunjukin ke pembimbing, nda sampe setengah jam, dapat garis2 di tulisan, dan beliau pun berkata “lanjutkan tuliannya” dengan senyum manisnya.
WAAAAAAWWWWW BBAAANNNGGGEEETTTT kan Kuliah itu,,,hohohohoho

Catatan dari kejadian yang bikin galua ini,,,
Semua usaha yang dilakukan secara maksimal pasti akan mendapatkan timbal balik yang menyenangkan. Butuh kesabaran dalam melakukan sesuatu. Jangan menyerah dulu sebelum mencoba. Jangan mengatakan ‘TIDAK BISA’ sebelum melakukan tindakan yang buat kita mengatakan itu ‘TIDAK BISA’.
Semua yang baik itu butuh usaha yang maksimal,,,,(hhhaaadddeeeeehhhh,sok bijak keluar lagi deh,,,hehehe).

Alteration Minerals

Sabtu, 11 Februari 2012 2 komentar

Pada zona-zona alterasi, ada banyak mineral yang terbentuk dari proses hasil alterasi tersebut. Baik itu mineral ubahan maupun mineral yang terbentuk pada saat terjadi prose alterasi. beberapa contoh mineral dari proses alterasi sebagai berikut:

Montrorillorite
Montrorillorite merupakan salah satu mineral altrasi, yang terbentuk pada zona Argilic (Argilization). Komposisi kimia pada mineral montrorillorite adalah (Na,Ca)0,3(Al,Mg)2Si4O10(OH)2•n(H2O).  
Authigenic smectite (Montrorillorite) yang tumbuh memenuhi pada celah-celah pori bersama dengan Authigenicly-overgrow Kuarsa pada batupasir. Foto dari sample coring dengan ukuran pembesaran 67 µ-m (Gambar 1). 




 
Montrorillorite dengan warna merah muda terang keputihan yang massive. Ditemukan di daerah Tamminen Quarry, Greenwood, Oxford County, Maine, USA (Gambar 2).






ü  Kristalografi dari Montrorillorite.
Axial Ratio       ꞉ a:b:c =0.5782:1:1.1129
Dimensi            ꞉ a = 5.17, b = 8.94, c = 9.95, Z = 1; beta = 99.9° V = 453.04 Den (Calc)= 2.01
Sistem Kristal   ꞉ Monoclinic-Prismatic H-M Symbol (2/m) Space Group: C 2/m.
ü  Sifat Fisik Montrorillorite
Belahan            ꞉ {001} Sempurna
Warna              ꞉ Putih, Putih keabuan, kuning, Coklat kekuningan,
Berat jenis       ꞉ 2 – 2.7, Rata –rata ꞉ 2.35
Diaphaneity    ꞉ Transparan sampai pudar
Pecahan           ꞉ Earthy – dull, seperti lempung yang pecahannya tidak menunjukkan kenampakkan mineral (afanitik).
Kekerasan        ꞉ 1.5 – 2 (Talk – gypsum)
Kilap                 ꞉ Tanah
Cerat                 ꞉ Putih
Luminescene   ꞉ Non-flourecent
ü  Sifat Optik Montrorillorite
Galdstone–dale  ꞉ CI meas= 0.135 (Poor)- where the CI = (1-KPDmeas/KC)
                         CI calc= -0.012 (Superior) - where the CI = (1-KPDcalc/KC)
                         KPDcalc= 0.2595, KPDmeas= 0.2219,KC= 0.2565
                         Ncalc = 1.51 - 1.69
Optical date       ꞉ Biaxial (-), a=1.485-1.535, b=1.504-1.55, g=1.505-1.55,
                         bire=0.0150-0.0200, 2V(Calc)=0-24, 2V(Meas)=5-30. Dispersion none.
Pleochroism (x)  ꞉ Colorless
Pleochroism (y)  ꞉ Colorless
Pleochroism (z)  ꞉ Colorless

Microcline
Microclin adalah salah satu mineral hasil altrasi pada zona Phylic (Secticitization). Dengan komposisi kimia KAlSi3O8 . Terbentuk pada lingkungan Granitic pegmatite, pada proses hydrothermal dan proses metamorfik.
Cristal blok yang opak dari mineral mikroklin. Dari daerah Moat Mountain, near Conway, Carroll County, New Hampshire, USA (Gambar 3)
 





Kenampakan mineral Microclin pada mikroskop
 
Warna absorbs        : Tidak berwarna, tetapi berkabut
Bentuk                       : Kristal subhedral sampai anhedral
Relief                         : Rendah
Pleokroisme              : -
Indeks bias               : n.mineral < n.k-balsam
Belahan                     : Paralel yang sempurna dengan (001). Paralel yang kurang sempurna dengan (010), pararel yang tidak sempurna dengan (110) dan (110)
Bias rangkap            : Lemah, abu-abu dan putih orde-I
Kembaran                 : Polisintetik, dalam dua arah (albit dan periklin)
Sudut pemadaman   : Pada (001) = + 50
Orientasi optis          : Length Fast
Sumbu optis              : -
Tanda optis               : Negatif
Axial Ratio                 ꞉ a: b: c =0.6614:1:0.557
Dimensi                      ꞉ a = 8.577, b = 12.967, c = 7.223, Z = 4; alpha = 90.65°, beta = 115.933°, gamma = 87.783° V = 721.85 Den (Calc) = 2.56
Sistem Kristal            ꞉ Triclinic - Pinacoidal H-M Symbol (1) Space Group: C1
Keterangan        : Albite umumnya intergrowth dengan microline, dikenal dengan perthite. Microcline dibedakan dari orthoclase oleh kembaran polisintetik dan darianorthoclase dan albite oleh sudut pemadaman 150 pada (001). Microcline terdapat dalam granite, syenite dan gneiss.


Epidot
Epidot adalah salah satu mineral ubahan dari proses altrasi yang terbentuk pada zona Propylic (Propylitization). Dengan rumus kimia Ca2(Fe+++,Al)3(SiO4)3(OH) = Ca2(Fe,Al)Al2(SiO4)(Si2O7)O(OH). Banyak terdapat di lingkungan pembentukan batuan metamorfik kontak.
Kenampakan epidot di bawah mikroscop :
 
Warna absorbs         : Tidak berwarna sampai hijau kekuningan
Bentuk                       : Granular sampai columnar
Relief                          : Tinggi
Pleokrisme                 : Tidak ada
Indeks bias                : n.mineral > n.k-balsam
Belahan                      : Sempurna dalam satu arah (001)
Bias rangkap             : Sedang sampai kuat, dari terbawah orde kedua sampaiteratas orde-III
Kembaran                   : Tidak umum
Sudut pemadaman     : Paralel
Orientasi optis            : Dua (biaxial)
Tanda optis                 : Negatif
Gladston-Dale            ꞉ CI meas= 0.118 (Poor) - where the CI = (1-KPDmeas/KC)
                                        CI calc= 0.175 (Poor) - where the CI = (1-KPDcalc/KC)
                                       KPDcalc= 0.2042, KPDmeas= 0.2184,KC= 0.2477 Ncalc = 1.82 - 1.91
Axial Ratio                   ꞉ a: b: c =1.5921:1:1.812
Dimensi                        ꞉ a = 8.98, b = 5.64, c = 10.22, Z = 2; beta = 115.4° V = 467.58 Den (Calc)= 3.69
System Kristal            ꞉ Monoclinic - Prismatic H-M Symbol (2/m) Space Group: P 21/m
Keterangan             : Epidote dibedakan dari clinozoisite dan zoisite dengan bias rangkap yang kuat dan dari diopside dan augite dengan sudut pemadaman yang paralel. Epidote adalah mineral yang umum dan tersebar dalam berbagai tipe batuan beku dan metamorf . Dalam batuan beku biasanya mineral deuteric atau magmatik akhir. Epidote mineral yang dominan dalam epidosite, batuan epidote-quartz metamorf. Epidote agak umum sebagai mineral detrital.



Sumber:
Lapiz Mineral Magazine
Wikipedia.com
Album mineral optic_Laboratorium Petrologi dan Bahan Galian_UPN ‘Veteran’ Yogyakarta.

A Plece to becalm

Rabu, 08 Februari 2012 2 komentar

Ada satu tempat di ruang kecil ini dimana aku bisa menghabiskan beberapa waktu untuk berada disitu, satu tempat yang kutempati ketika aku berada dalam kondisi ingin menenangkan diri, bisa dikatakan klo sedang Galau aku akan lebih lama di tempat itu.
Duduk di jendela kamarku, sambil menikmati angin yang berhembus, memandangi hiruk pikukmakhluk Tuhan, memandangi awan yang berarak entah kemana terbawa angin. Yah, ditempat ini aku bisa menerawangkan pikirku ke waktu lampau atau mencoba mereka-reka apa yang akan terjadi di waktu yang akan datang. Kadang, inspirasi dating secara tiba-tiba pula.
Seperti hari ini, rinai hujan yang menggugur sedari subuh tadi buat suhu dalam kamar berubah dari suhu semalam. Membangunkanku. Sorak sorai hujan buatku tak lagi memejamkan mata di atas pembaringan.
Aku terduduk kembali ditempat ini, di jendela kamar ini. Boleh dikatakan, hari ini aku ingin menenangkan pikiranku, ingin mengoreksi diriku dengan apa yang aku pikirkan dan aku lakukan kemarin dan yang akan aku lakukan esok.
Yah, ada yang sedikit mengganggu pikiranku, terlalu berlebihan mungkin menurut orang lain. Aku sedang memikirkan 2 frase kata, Percaya Diri dan Tak Tahu Diri. Aku sedang ingin memaknainya. Mengapa frase-frase itu terlintas pagi ini, yah, mungkin karena bersangkutan dengan harapan yang ku buat esok hari. Harapan yang coba ku rangkai menjadi satu untaian bunga kehidupan dan ingin menjadikannya bagian dari mozaik-mozaik hidup yang ku punya. Tapi kemudian, seorang berkata , tentang ketidak mampuanku membedakan kedua frase itu. Hhhhhmmmmmm,,,,,,dan sekarang aku memikirkannya, mencoba memaknainya.
Makasih kawan, telah buatku berhenti sejenak untuk mengoreksi diri dengan semua apa yang aku lakukan dan apa yang aku harapkan.


di jendela kamar merah jambu, 4 feb 2012

Simulasi

Rabu, 01 Februari 2012 0 komentar

(picture from...)


Kita telah memperbincangkannya jauh sebelumnya, tentang banyak peluang yang ingin kita buat dari simulasi yang kita lakukan. Tentang penyimpangan-penyimpangan dari distribusi yang ingin kita jabarkan menjadi satu kurva dengan satu titik puncak.
Kita telah cukup berdebat begitu lama, pergulatan dengan kata-kata tentang pencampuran dibawah rata-rata. Hanya saja, yang kita inginkana adalah bagaimana memasukan peraturan yang telah ada menjadi bagian dari simulasi perumpamaan yang ingin dan akan kita lakukan.
Kita berdebat cukup panjang.
Perdebatan kita, berkutat pada hal itu dan itu lagi, mencari simpangan antara peluang-peluang itu, mencari rataan dari kemungkinan yang berasaskan ketidakberaturan, dari yang acak.
Tidak kah engkau mengerti juga, susunan aljabar yang kita gunakan untuk membuat kemungkinan-kemungkinan itu belum juga kita putuskan, kita berkutat dengan simpangan dan rataan, sedang fungsi dan aturan yang ingin kita gunakan bulum juga kita putuskan.
Yah, aku tahu, tujuan kita sama, menghasilkan satu garis dalam kurva kemungkinan yang bisa kita jadikan patokan dalam pengambilan keputusan nantinya. Yah, garis.
Akan ku terangkan padamu apa yang kita punya saat ini. Kita punya sejumlah variable-variable dengan range yang telah kita buat jadi kelas-kelas khusus. Darinya ita punya kemungkinan, kita punya komulatif digram. Apa kau telah paham sampai tahap ini? Ku pikir sudah, kita bersama mengerjakannya. Selanjutnya, yang kita punya adalah aturan tertulis yang telah dibuat sedemikian rupa sabagai patokan kita mencari kemungkinan. Dan, aku pun akan memberitahuakan masalah yang saat ini kita perdebatkan dan tak sampai detik ini kita bulum juga menuntaskan berdebatan.
Masalah yang ada saat ini adalah bagaimana variable yang banyak itu kita sinkronkan dengan aturan yang ada dengan kemungkinan yang dibuat secara acak dan waktu yang terbatas.
Kita tak punya banyak waktu tuk terus dan terus berdebat. Jangan bilang padaku untuk berdebat dengan sekumpulan mereka yang ada disudut sana, aku telah melakukannya, dan yang ku temui, jalan buntu.
Aku hanya butuh penjelasan dasar, dari mana ke mana semua garis-garis itu. Biar kita tak banyak menguras tenaga untuk berdebat terlalu lama.
Kini aku bertanya padamu, haruskah kita menggunakan taktik tak bereferensi untuk menyelesaikan masalah yang kita hadapi saat ini???? Beri aku sedikit komentar, agar bisa melanjutkan simulasi ini.
Ku tegaskan, aku belum menyerah untuk menyelesaikan masalah ini, aku masih ingin berpikir, aku ingin menuntaskannya, ini hal baru buat aku, buat kita, dan mereka berkata itu pula. Ini tampak mudah, yang kita butuhkan saat ini adalah sedikit penjelasan dasar untuk menentukan alur cerita hingga bisa mendapatkan simpangan dan rataan dari ketidakberaturan dalam aturan permainan ini.
Waktu kita tak banyak, kini waktu tak lagi berada dibelakang kita berjalan dengan lambat, kini waktu berada disamping kita dan ingin mendahului kita, bukan berjalan, kini waktu berlari.


Tulisan diatas tertulis begitu saja, tertuang langsung dari kepala ke jari-jari, sebenarnya nda tau juga lagi nulis paan,,,haaadeeeehhhh,,,aneh sekali,,,karena terlalu puyeng kali yah,,,jadi ngawur habis gini nulisnya, kemana-mana nda jelas sangkut pautnya, hasil dari perbincangan dengan diri sendiri, tuk mengawali pergulatan dengan bulan februari.

1 februari 2012, di pojok ruang penuh buku

Followers

Blogger templates

 
A Lady Traveler © 2011 | Designed by Interline Cruises, in collaboration with Interline Discounts, Travel Tips and Movie Tickets