![]() |
You are my,,,, |
Tanpa sadar,
waktu berjalan beriring cerita yang entah telah berapa banyak.
Dan Engkau,
masih saja setia bertanya “sayang, apa kabar hari ini?”
Dia, seorang
yang luarbiasa.
Begitu banyak
kata indah untuk mengungkapkan betapa indahnya Dia.
Berkatnya, seorang yang tak berdaya mengenal kata 'berjuang'.
Perjuangannya,
tak pamrih, tak lelah,
Berkatnya,
jejak-jejak baru terlahir.
Berkatnya,
ada kisah baru yang terekam,
Berkatnya,
ada semangat yang makin bergejolak.
Kata mereka,
Dia seorang yang berjuang sungguh, begitu tangguhnya Dia,
Hingga suara
kecil dari si mungil terdengar dalam ruang.
Walau tak
melihatnya, terasa yakin, akan senyumnya yang ikhlas kala itu.
Senyum
bahagia, perjuangannya tak sia-sia.
Si mungil
telah penghirup udara dunia.
Sekelabat
ingatan, bagaimana Dia menenangkan,
Bagaimana
Dia tetap tersenyum walau lelah raganya.
Kini, sosok
mungil itu telah mampu berpijak dengan kakinya,
Berjalan,
menjejaki negeri, begitu jauh darinya.
Dia malaikat
yang dikirimkan Tuhan,
Yang di
kakinya janji Tuhan akan Surga.
Jauh darinya
di negeri perantauan, namun kasihnya begitu dekat.
Wahai engkau Wanita
yang luarbiasa, aku merindukanmu.
Dan
aku percaya Allah selalu bersamamu.
Wahai engkau wanita yang luarbiasa, terimakasih telah mengajarkan banyak hal,"Jangan menyerah sebelum kau mencoba" you always said that.
Wahai Wanita yang luarbiasa,
Umur si mungilmu makin bertambah, harapan besar baginya, bisa memberikan yang terbaik tukmu selalu.
“Ma, I love
you”
![]() |
mam n me |
0 komentar:
Posting Komentar