7 years With You

Minggu, 24 November 2013 0 komentar

Waktu, kadang engkau begitu kejam pada bumi,
Tak membiarkannya lebih lambat sedikit saja,
Tujuh tahun itu begitu cepat berlalu ketika aku mulai meraba kembali potongan ingatan tentang aku dan mereka dalam kisah yang tak terbayang sebelumnya.
Mungkin ada sebahagian mereka yang mulai berpantomim dalam hati, tentang waktu yang kan terasa lambat dalam kisah drama buatan manusia ketika itu.



Dan waktu, masihkah kau simpan?
Dalam tiap langkah itu, ada makna.
Dalam tiap teriakan itu, ada yakin.
Bahwa drama akan lekas selesai.
Bahwa drama ini akan aku dan mereka mainkan dengan cerita yang indah pada waktu yang dinantikan.



Dan waktu, masihkah kau selipkan?
Dalam perjalanan itu, bebatuan yang menghalang, Ingin kami singkirkan dalam balutan kebersamaan, kekeluargaan, suka cita.
Ada derai yang tertahan namun akhirnya meleleh,
Dan mereka ada memberi pelukan, berbisik lirih pun teriakan
“SEMANGAT!!”




Dan kau waktu, begitu pintar membuat kami tersenyum hari ini, mengenang tiap detail drama itu, tiap detail perjuangan itu, tiap detail langkah itu.

Aku, kamu, kita, pun mereka,
Punya bagian naskah yang tak kalah hebat dari yang lainnya,





“Kita Sang Pemenang, dari satu Ujian yang penuh Perjuangan”
“Kita lah yang Terpilih, menjadi yang Terbaik”








Torehan tinta yang tak seberapa bermakna jika ingin ditukar dengan waktu yang kita lewati bersama.
Kawan, sejauh apapun langkah kaki. Seluas apapun benua.
Sang waktu, tak akan menggerus ingatan bersama kalian.








#moment19November

Dia yang ku kenal dari[Mu]

Sabtu, 16 November 2013 0 komentar


Aku mengenal dia tak begitu lama,
Barjabat dalam malu, senyum penuh tanya,
Dari rautnya, ada binar sabar yang tak terhingga,
Dari senyumnya ada sayang yang tulus,
Aku mengenalnya darimu yang menyayanginya.

Tak lama bersamanya,
Tak lama berbincang dengannya, tentang hal yang sungguh ingin ku tahu,
Tentang ia dan dirimu,

Masih begitu banyak cerita yang ku tahu darinya,
Masih ingin berbincang dengannya,
Masih ingin belajar darinya,

"Bu, beritahu aku cara menghadapinya, dengan bijakmu, dengan sabarmu, dengan kasihmu"
"Bu, bolehkan aku berbincang denganmu walau dalam mimpi saja?"

Dia seorang yang luarbiasa,
Terimakasih telah mengenalkan dia padaku.



Infinitas Rasa [Lelah]

0 komentar

Ada lelah terasa,,,
Berharap kau paham, namun tidak pula,,,
Sekuat apapun usaha,
Selelah apapun berucap,,
Angin pun membawa,,tidak ke telingamu bahkan hatimu,,
Ketegasanmu,,aku butuh,,
Bukan ucapan janji,,tapi butuh jaminan yang pasti,,
Percaya itu menipis,
Jujurmu itu sepersekian detik menghilang,,lenyap,,
Kau ungsikan kemana aku,
Jika pajangan lapuk itu aku, maka buang sja,,

Published with Blogger-droid v2.0.10

Kau yang bertameng

Minggu, 03 November 2013 1 komentar

Apatis kini,
Aku bisa lebih apatis,
Tak peduli dengan segala urusan,omongan,perbuatan,
Hingga jengah mereka,
Lelah sobat,
Bermain dengan sandiwara yang tak ada titik balik,
Yang dimainkan hanya membuat saraf hilang kendali,
Kau tak lelah berbohong?
Tapi sudahlah, semakin liar dan tak terkandali semua omongan,perbuatan,
Pun semakin apatis yang kau dapatkan,sobat.

Yah,kemarin,
Semua kata ku dengar bijak,
Bak pujangga kawakan dalam bertutur kata,
Tapi semakin lama,
Bedebah! Permainan busuk yang terselubung,
Menyerupai domba bertaring musang,
Dan, dengan asiknya bermain di halaman rumah,

Bertarunglah dengan benar,
Jangan kau gunakan senyum manis dan muka yang perlu iba, serta rayuan centil tuk melumpuhkan lawan.
Penghianat!

Mungkin dahulu, lakumu bisa termaafkan,
Barkata A kemudian B, aku mafhum,
Tapi kini,
Ah sudahlah, lakukan saja apa yang menurutmu benar sobat!
Terus saja berada dalam tameng buatanmu,
Karena dengan begitu, semua orang, pun aku,
Tak pernah tahu betapa kejam dirimu.

Published with Blogger-droid v2.0.10

Followers

Blogger templates

 
A Lady Traveler © 2011 | Designed by Interline Cruises, in collaboration with Interline Discounts, Travel Tips and Movie Tickets