Dia yang ku kenal dari[Mu]

Sabtu, 16 November 2013 0 komentar


Aku mengenal dia tak begitu lama,
Barjabat dalam malu, senyum penuh tanya,
Dari rautnya, ada binar sabar yang tak terhingga,
Dari senyumnya ada sayang yang tulus,
Aku mengenalnya darimu yang menyayanginya.

Tak lama bersamanya,
Tak lama berbincang dengannya, tentang hal yang sungguh ingin ku tahu,
Tentang ia dan dirimu,

Masih begitu banyak cerita yang ku tahu darinya,
Masih ingin berbincang dengannya,
Masih ingin belajar darinya,

"Bu, beritahu aku cara menghadapinya, dengan bijakmu, dengan sabarmu, dengan kasihmu"
"Bu, bolehkan aku berbincang denganmu walau dalam mimpi saja?"

Dia seorang yang luarbiasa,
Terimakasih telah mengenalkan dia padaku.



Infinitas Rasa [Lelah]

0 komentar

Ada lelah terasa,,,
Berharap kau paham, namun tidak pula,,,
Sekuat apapun usaha,
Selelah apapun berucap,,
Angin pun membawa,,tidak ke telingamu bahkan hatimu,,
Ketegasanmu,,aku butuh,,
Bukan ucapan janji,,tapi butuh jaminan yang pasti,,
Percaya itu menipis,
Jujurmu itu sepersekian detik menghilang,,lenyap,,
Kau ungsikan kemana aku,
Jika pajangan lapuk itu aku, maka buang sja,,

Published with Blogger-droid v2.0.10

Kau yang bertameng

Minggu, 03 November 2013 1 komentar

Apatis kini,
Aku bisa lebih apatis,
Tak peduli dengan segala urusan,omongan,perbuatan,
Hingga jengah mereka,
Lelah sobat,
Bermain dengan sandiwara yang tak ada titik balik,
Yang dimainkan hanya membuat saraf hilang kendali,
Kau tak lelah berbohong?
Tapi sudahlah, semakin liar dan tak terkandali semua omongan,perbuatan,
Pun semakin apatis yang kau dapatkan,sobat.

Yah,kemarin,
Semua kata ku dengar bijak,
Bak pujangga kawakan dalam bertutur kata,
Tapi semakin lama,
Bedebah! Permainan busuk yang terselubung,
Menyerupai domba bertaring musang,
Dan, dengan asiknya bermain di halaman rumah,

Bertarunglah dengan benar,
Jangan kau gunakan senyum manis dan muka yang perlu iba, serta rayuan centil tuk melumpuhkan lawan.
Penghianat!

Mungkin dahulu, lakumu bisa termaafkan,
Barkata A kemudian B, aku mafhum,
Tapi kini,
Ah sudahlah, lakukan saja apa yang menurutmu benar sobat!
Terus saja berada dalam tameng buatanmu,
Karena dengan begitu, semua orang, pun aku,
Tak pernah tahu betapa kejam dirimu.

Published with Blogger-droid v2.0.10

tanpa nama

Jumat, 04 Oktober 2013 0 komentar

Who??
Kamu itu siapa??
Katamu kau tak ingin menangis, tapi liat sekarang siapa yang kini menangis tersedu.
Katamu kau seorang yang tak mau menyerah
Are you a fighter??
Apa yang ingin kau perjuangkan??
Katamu ingin memperjuangkan harapan.
Harapan mana lagi yang ingin kau perjuangkan?
Kamu terlalu munafik
Bersembunyi dengan topeng, berkamuflase.
Menjadi seorang pecundamg di daerah pertahananmu sendiri
Berjibaku dengan keasikanmu sendiri menghapus trauma yang tak bisa kau hilangkan
You alone
Tak ada yang mau mendengarmu
Melihatmu sejenak kemudian pergi, sembari mencomooh dirimu tanpa kau peduli
Who are you?
Atas nama sebuah trauma,,beritahu padaku siapa dirimu?
Published with Blogger-droid v2.0.10

Followers

Blogger templates

 
A Lady Traveler © 2011 | Designed by Interline Cruises, in collaboration with Interline Discounts, Travel Tips and Movie Tickets